Memahami Ketahanan Pangan Dalam Konstruksi Sistem Ekonomi Syariah
Keywords:
Ekonomi Syari'ah, Ketahanan Pangan, KesejahteraanAbstract
Abstract
Inequality is a condition of inequity that results in a wide poverty gap in a country. In the future, challenges will arise due to inequality in wealth and prosperity, including in Indonesia. The Islamic economy is a system built on the principles of Islamic law and emphasises that the state is responsible for meeting the needs and welfare of its people. This paper uses qualitative methods and a retrospective approach to reveal how food issues are addressed in the construction of the Islamic economic system in Indonesia. Sharia-based food security is imbued with the main characteristics of Islamic economics, namely good and halal muamalah (transactions). Therefore, to achieve this, it is important to develop an Indonesian Islamic economic master plan based on the main indicator of economic independence in food self-sufficiency as an effort to realise national food security. Indonesia's Islamic economy is growing rapidly, and ideally, the construction of economic independence in the context of realising sharia-based food security should be a priority in the development of Indonesia's Islamic economic master plan based on the main indicator of economic independence in food self-sufficiency as an effort to realise national food security.
Keywords: Islamic economy, food security, welfare.
Abstrak
Ketimpangan merupakan kondisi ketidaksetaraan yang mengakibatkan lebarnya jurang kemiskinan suatu negara. Tantangan yang dikarenakan ketimpangan kekayaan dan kemakmuran semakin nyata termasuk di Indonesia. Ekonomi syariah merupakan sistem yang dibangun pada prinsip-prinsip syariat Islam dan menekankan bahwa negara bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan rakyat. Tulisan ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan retrospektif untu mengungkap bagaimana problematika pangan dalam konstruksi sistem ekonomi syariah di Indonesia? Ketahanan pangan berbasis syariah sarat karakteristik utama ekonomi syariah yakni bermuamalah yang baik dan halal. Dengan demikian untuk mencapainya penting melakukan pengembangan Masterplan ekonomi syariah Indonesia pada indikator utama kemandirian ekonomi swasembada pangan sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ekonomi syariah Indonesia berkembang pesat, dan idealnya konstruksi menuju kemandirian ekonomi dalam konteks mewujudkan ketahanan pangan berbasis syariah menjadi prioritas pengembangan Masterplan ekonomi syariah Indonesia pada indikator utama kemandirian ekonomi swasembada pangan sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Kata kunci: Ekonomi syariah, Ketahanan pangan, Kesejahteraan.










