Bridging Practice And Challenges: A Qualitative Study Of School Literacy Initiatives
Kata Kunci:
Literasi Sekolah, Budaya Kreatif, Pendidikan DasarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN Samigaluh 1 dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa yang berpartisipasi dalam kegiatan membaca harian 15 menit serta kegiatan terkait literasi lainnya. Data dikumpulkan melalui observasi langsung praktik literasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi fasilitas literasi, termasuk perpustakaan, pojok baca, dan media pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap pembiasaan dan pembelajaran GLS telah terlaksana, meskipun kegiatannya belum dilakukan secara konsisten dan sumber daya literasi masih kurang beragam. Tahap pengembangan masih lemah karena minimnya program pengayaan, terbatasnya fasilitas, dan terbatasnya variasi media literasi. Faktor internal, seperti kesiapan siswa dan keterbatasan infrastruktur, dan faktor eksternal, termasuk kurangnya dukungan dari masyarakat dan pemerintah, diidentifikasi sebagai hambatan utama. Temuan ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menekankan pentingnya media literasi yang berkualitas, peran guru, dan sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah. Oleh karena itu, penguatan program literasi berkelanjutan dan peningkatan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan sangat penting untuk menumbuhkan budaya literasi yang kreatif dan efektif. Kata Kunci: Gerakan Literasi Sekolah, Budaya Literasi Kreatif, Implementasi Pendidikan Dasar










